SUARA KITA, MASA DEPAN SEKOLAH KITA (KOKURIKULER)

SMP Negeri 34 Jakarta melaksanakan kegiatan kokurikuler bertema “Suara Demokrasi” pada tanggal 22–30 September 2026. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan sikap demokratis, tanggung jawab, kejujuran, serta menghargai perbedaan pendapat di kalangan murid. Melalui kegiatan ini, murid diharapkan memahami pentingnya demokrasi dan mampu menerapkannya dalam kehidupan di sekolah.

Rangkaian kegiatan diawali pada 22 September 2026 dengan debat kandidat calon Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS. Melalui debat tersebut, murid dapat mengenal visi, misi, dan program kerja para kandidat serta belajar menyampaikan pendapat secara santun dan bertanggung jawab.

Selanjutnya, pada 28 September 2026, murid mengikuti kegiatan pembelajaran tentang pengantar demokrasi dan pelaksanaan demokrasi di lingkungan sekolah. Murid kelas VIII dan IX melakukan perancangan surat suara, sedangkan murid kelas VII melaksanakan pendataan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan kotak suara oleh murid kelas VIII dan IX serta pelipatan surat suara oleh murid kelas VII.

Pada 29 September 2026, kegiatan berfokus pada persiapan pemilihan. Murid membuat flyer dan menyiapkan perlengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Selain itu, murid membuat konten digital berupa video ajakan untuk melaksanakan pemilihan secara luber jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil). Murid juga melakukan persiapan dan penataan TPS sesuai dengan jenjang kelas masing-masing.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada 30 September 2026, yaitu pemilihan calon Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS SMP Negeri 34 Jakarta Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini menjadi sarana bagi murid untuk mempraktikkan proses demokrasi secara langsung melalui penggunaan hak pilih dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Melalui kegiatan kokurikuler Suara Demokrasi, SMP Negeri 34 Jakarta berharap dapat membentuk murid yang berani menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, menjunjung tinggi kejujuran, serta memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga sekolah. Kegiatan ini juga menjadi wujud pembelajaran yang bermakna melalui pengalaman nyata dalam berdemokrasi.

Demokrasi dimulai dari kita. Pilih dengan hati untuk sekolah yang lebih baik!